<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yudha Argapratama</title>
	<atom:link href="http://argapratama.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://argapratama.wordpress.com</link>
	<description>anything about yudha argapratama</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Aug 2008 02:38:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='argapratama.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/6b8f9ffff09b037b437060239f4f2a1a?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yudha Argapratama</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 16)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/08/02/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-16/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/08/02/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-16/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 02:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[autis savant]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[lisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
Autis Savant
Adalah bentuk autisme klasik (infantil) Kanner dengan defisit inteligensia yang sangat luas dan parah atau idiot, karena itu sering pula disebut idiot-savant. Diperkirakan autis Savant [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=51&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>lisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Autis Savant</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Adalah ben</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">tuk autisme klasik (infantil)<span> </span>Kanner dengan defisit inteligensia yang sangat luas dan parah atau idiot, karena itu sering pula disebut <em>idiot-savant</em>. Diperkirakan autis Savant ini berjumlah 10 persen dari populasi autisme klasik yang mental retarded. Berbagai catatan epidemiologi, prevalensi autisme klasik<span> </span>ini adalah 4 dari 10.000 anak yang lahir. Sekitar 70 persennya mengalami mental retarded. Sekalipun autisme savant ini mengalami gangguan perkembangan verbal yang sangat parah, namun beberapa bagian dari kemampuan performalnya sangat baik. Dalam tes menggunakan Wechsler Intelligence Scale menunjukkan bahwa para autis savant ini dalam tes inteligensia performalnya mempunyai skor yang istimewa pada tes Block Design dan Object Assembly. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Diantaranya juga ada yang mempunyai visual memory yang istimewa (Cox &amp; Eames, 1999)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Oliver Sack (1995) menggambarkan seorang savant sebagai individu yang paradox, yaitu memiliki gangguan inteligensia yang parah namun juga memiliki talenta yang luar biasa. Individu savant ini ada yang mempunyai talenta melukis, musik, atau <em>mnemonis</em>t (bermain perkalian berdigit digit tanpa kalkulator sebagaimana halnya figur autis savant dalam film <em>Rain Man</em> yang dimainkan oleh Dustin Hoffman).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Gambar di bawah ini  menggambarkan Wechsler profil savant (BX) yang menunjukkan tinggi dalam <span> </span>subtes Block Design (visual abstrack ability) dan Digit Span (<span> </span>short term auditory memory for non- meaningful<span> </span>information) namun mengalami defisit dalam berbagai subtest lainnya. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://argapratama.files.wordpress.com/2008/07/autisme.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-52" src="http://argapratama.files.wordpress.com/2008/07/autisme.jpg?w=544&#038;h=381" alt="" width="544" height="381" /></a></p>
<p class="MsoNormal"><a href="http://argapratama.files.wordpress.com/2008/07/autisme.jpg"> </a></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Catatan</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Verbal:<span> </span><span> </span>Information<span> </span>- fund of general knowledge</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Similarities<span> </span>-<span> </span>verbal abstract reasoning</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Arithmatic<span> </span>- numerical reasoning, attention and short-term memory for </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>meaningful information</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Vocabulary<span> </span>- knowledge of word meanings</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Comprehension<span> </span>- social comrehension and judgment</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Digit Span<span> </span>- short term auditory memory for non- meaningful<span> </span>information</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Performal:</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Picture Completion<span> </span>- attention to visual detail</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Coding – visual – motor skill, processing speed</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Picture arrangement – attention to visual detail, seqientila reasoning</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Block Design – visual abstract ability</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Object Assemby – part – whole reasoning</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"><span> </span>Mazes – graphomotor planning, visual – motor coordination and speed</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">BX adalah seorang savant yang lahir tanpa komplikasi, walau begitu ia mempunyai perkembangan bicara yang buruk, yang menyebabkan orang tuanya prihatin. Mendapat diagnosa autism saat berusia 4 tahun. Diagnosa berdasarkan klasifikasi kriteria WHO (1978).<span> </span>Ia mengalami epilepsy, konsentrasi buruk, serta gangguan motorik kasar berupa </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">clumsy dan gangguan kordinasi. Kemampuan menggambarnya tiba-tiba muncul diusianya yang ke 15 tahun 6 bulan tanpa melakukan latihan praktek. Ia menggambar dari apa yang ada di memorinya tentang jembatan kereta api dan jalan raya yang sangat perspektif. Tes tadi di atas<span> </span>saat ia berusia 19 tahun 6 bulan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Berbeda dengan Nadia autis savant yang mempunyai talenta, kemampuan menggambarnya muncul di usia 3 tahun saat mana ia belum mampu berbicara, namun saat ia sudah mampu berbicara kemampuan menggambar <span> </span>ini menghilang. Cara autis savant mengekspresikan kemampuan <span> </span>memori fotografisnya adalah dengan cara melakukan <span> </span>registrasi apa </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">yang dilhatnya dengan mata dengan cara sangat detil yang oleh Vermulen (2004) disebutnya sebagai <em>visual realism</em>.<span> </span>Selanjutnya Vermuelen (2004) menjelaskan bahwa hal yang membedakan antara para autis yang mempunyai memori fotografis dengan anak-anak non-autis yang juga mempunyai kemampuan fotografis adalah pada anak-anak autis savant ini apa yang digambarkannya merupakan hasil registrasi yang dilihatnya tanpa memberinya makna maupun kreasi lainnya. Gambarnya akan lompat langsung pada stadium lanjut berupa gambar tiga dimensi, tanpa adanya </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">tambahan kreasi dan fantasi. Seperti misalnya gambar yang dibuat Nadia. Vermeulen memberi perumpamaan <span> </span>bahwa jika seorang anak autis menggambar sebuah bangku, ia tidak <span> </span>tahu lagi apakah itu bangku taman atau bangku malas untuk di taman. Pada anak-anak non-autis yang mempunyai memori fotografis, gambar-gambar yang dibuatnya bukan saja sangat detil dan persfekstif, namun juga akan kaya dengan fantasi. Anak autis akan melihat dunia bagai suatu benda-benda berjajar runtut bagai garis, bukan merupakan pengertian yang mempunyai makna tertentu, namun merupakan pengertian yang realistis yang kemudian dicurahkannya dalam bentuk gambar. Pemahaman Nadia bukan merupakan pemahaman konseptual tetapi pemahaman yang perseptual.<span> </span>Hal ini merupakan kekosongan dalam kemampuan pemahaman yang kemudian menyebabkan Nadia mampu mencatat apa yang dilihatnya secara eksak. Nadia tidak “melihat” kuda-kud</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">a yang selalu digambarnya. Talenta menggambar anak-anak autis ini tidak “tertular” oleh penggunaan “pengenalan dan penamaan”<span> </span>sebagaimana yang dilakukan oleh anak-anak normal. Misalnya seorang anak non-autistik ditanya untuk menggambar seekor kuda ia akan “berfikir”seekor kuda (dengan kata lain disebut skema kognitif, atau prototype dari seekor kuda yang keluar dari memorinya) lalu ia akan menggambar apa yang ia fikirkan. Sedang Nadia segera mengingat kembali apa yang pernah ia lihat dan ia akan gambarkan. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Sekalipun sulit melakukan tes terhadap Nadia, namun bisa nampak dengan cara melakukan pengamatan terhadap berbagai benda yang dilihatnya dan disajikannya dalam bentuk gambar, yang menunjukkan sesuatu bukan berdasarkan pemahaman makna tentang apa yang dilihatnya. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> Akan berbeda pula dengan gambar anak-anak non-memori fotografis, gambar yang dibuatnya tidak merupakan langsung berupa gambar tiga dimensi, namun dimensinya secara perlahan berkembang satu persatu dimulai dari gambar-gambar sederhana.</span></p>
<p>Continue&#8230;</p>
<p><strong><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;" lang="FR"><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span></strong></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/51/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/51/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=51&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/08/02/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-16/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://argapratama.files.wordpress.com/2008/07/autisme.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 15)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/30/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-15/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/30/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-15/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 02:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[argapratama]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
AUTISME ATAU GIFTED ?
Peter Vermuelen, yang banyak menulis buku dan artikel serta melakukan penelitian tentang autisme terutama autisme high function dan Asperger, dalam karya-karyanya itu ia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=49&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">AUTISME ATAU GIFTED ?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Peter Vermuelen, yang banyak menulis buku dan artikel serta melakukan penelitian tentang autisme terutama autisme <em>high function</em> dan Asperger<em>, </em>dalam karya-karyanya itu ia selalu mengkritik berbagai kesalahan diagnosa yang diberikan pada anak-anak autisme. Ia menggambarkan diantara anak-anak bimbingannya itu banyak yang mendapatkan berbagai diagnosa yang berganti-ganti dari berbagai diagnotician yang berbeda. Hal ini disebabkan karena para diagnotician melihat seorang anak hanya dari sisi ilmu yang menjadi spesialisasinya saja. Sehingga tidak heran jika seorang anak autisme bisa terdeteksi sebagai anak gifted, atau anak bergangguan perilaku, atau mental. Terlebih anak autisme yang mempunyai IQ tinggi, yaitu anak-anak Asperger, dimana kecerdasannya itu dapat digunakannya untuk menutupi kekurangannya. Anak-anak Asperger ini umumnya saat kecilnya disangka <span> </span>anak-anak gifted atau anak cerdas. Namun lambat laun saat memasuki sekolah dasar, kesulitan mulai terasa, yaitu sulitnya membangun relasi yang baik dengan teman sebaya, kesulitan dalam fantasi, imajinasi, dan kreativitas, serta mempunyai bidang minatan yang sangat terbatas. Umumnya mereka terdiagnosa sebagai autisme Asperger sangat terlambat, karena mereka mempunyai perkembangan bahasa dan bicara yang justru sangat baik. Karena itu Vermuelen <span> </span>menyebut<span> </span>individu ini sebagai: “<em>Als autisme niet op autisme lijk”</em><span> </span>atau “Jika autisme tidak seperti autisme”<span> </span>(Vermuelen, 1999). <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:460.6pt;padding:0 5.4pt;" width="614" valign="top">
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Sebaliknya pengalaman yang banyak   terjadi pada anak-anak anggota kami di Indonesia adalah justru anak-anak ini   anak terlambat bicara, saat ia masih balita selalu menerima diagnosa autisme   ringan, autisme agak berat, atau ASD, dan saat ia sudah bersekolah, mempunyai   prestasi di sekolah, atau terlihat pandai walau tidak berprestasi, dokter   akan mengatakan: sekarang sudah menjadi Asperger. </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Diantara anak-anak ini saat usia   sangat dini, dua atau tiga tahun, sudah bisa menulis, membaca, dan   menggambar, karena ia terlambat bicara dan sudah terlihat pandai, maka ia   langsung menerima diagnosa asperger. </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Dalam suatu diskusi dengan para   orang tua di<span> </span>Surabaya Juli 2003,   seorang ibu menceritakan<span> </span>tentang   anaknya, bahwa anaknya telah duduk di kelas lima sekolah dasar, usia 10   tahun, berprestasi di semua mata ajaran. Terlambat bicara, dan saat ini   sikapnya di sekolah menarik diri tetapi dirasa tidak mempunyai masalah   perilaku. Sejak usia 2 tahun mendapatkan diagnosa Aspeger. Saat duduk di   kelas 5 itu, karena perilakunya menarik diri dengan diagnosa Asperger, atas<span> </span>anjuran fihak profesional dianjurkan untuk   dilakukan pemeriksaan darah, rambut, dan urine, serta upaya detoksifikasi. </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Pengalaman   yang dilalui oleh kelompok kami adalah anak-anaknya sangat menyukai televisi   dan mobil beserta rodanya yang dapat diputar yang baginya sangat menawan   hati. Karena anak-anak ini awalnya mendapat diagnosa ASD, maka kedua kegiatan   ini jelas harus disingkirkan, dengan alasan merupakan kegiatan yang   terfiksasi sebagai ciri autisme. Banyak dari para orang tua menyembunyikan   berbagai mainan yang dapat diputar-putar termasuk mobilan beroda.   Berkebalikan dengan strategi stimulasi anak berbakat, kesenangan seperti ini   dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kreativitas dan fantasi.<span> </span>Televisi, video, komputer dengan CD ROM   interaktif<span> </span>dapat digunakan untuk   memberinya pelajaran , serta meningkatkan kreativitas dengan membuat disain   kota yang bisa diliwati dengan mobil. Anak-anak ini senang sekali melakukan   uji coba, melakukan kegiatan berulang-ulang sebagai upaya trial and error,   namun sering terinterpretasi sebagai perilaku repetitif autisme dan harus   disingkirkan. </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL"> </span></em></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Kraijer (2003) dalam penelitiannya memberikan kesimpulan bahwa semakin rendah inteligensia penyandang autisme, menunjukkan perilaku yang lebih repetitif, dan perilaku repetitif ini berlangsung secara terus menerus, tanpa tujuan, serta disandang seumur hidup. </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL"></span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">Laporan dari Young dkk (2003) bahwa sebetulnya pada autisme klasik, <span> </span>gejala autisme sudah dapat diketahui sejak usia 7 bulan, namun para orang tua baru menyadari bahwa anaknya mengalami gangguan perkembangan autisme saat berusia agak lebih besar yaitu menyadari anaknya mengalami perkembangan bahasa yang terlambat. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR"> </span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:460.6pt;padding:0 5.4pt;" width="614" valign="top">
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">Banyak   diantara anggota kami menyadari bahwa anak-anaknya mengalami kemunduran   bicara. Saat usia satu tahun anaknya telah mampu mengucapkan beberapa kata,   namun setelah di atas usia dua tahun dirasa tidak ada kemajuan, bahkan   muncullah bahasa planet dan sulit dimengerti. Keadaan inilah yang sering   melibatkan anaknya pada diagnosa autisme, dengan asumsi adanya regresi   perkembangan yang biasa terjadi pada anak-anak autisme. </span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR"></span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">Mönks dalam bukunya <em>Ontwikkelings Psychologie</em> (1999), menjelaskan bahwa pada anak-anak diusia 18 bulan seorang anak akan mulai melakukan eksplorasi dan observasi (pencanderaan melalui mata). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">Pada anak-anak visual learner ini terjadi intensitas pencanderaan yang tinggi (skala besar), dan terjadi gangguan pada processing informasi melalui telinga. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Gangguan fungsi terjadi pada bagian sistem syaraf pusat yaitu dibagian Premotor Area (PMA). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Defisit dalam kreativitas menyebabkan individu autis mengalami gangguan dalam fleksibilitas, karena kreativitas akan pula menghasilkan kemampuan fleksibilitas, kemampuan analisis, dan berbahasa simbolik. Sifatnya kemudian hanya meregistrasi<span> </span>(dalam memori visual atau auditif) apa yang didengar, atau dilihatnya. Kemampuan autisme seperti ini sering kita baca sebagai kemampuan yang <em>peace by peace</em> dalam melihat berbagai fenomena di dunia. Defisit dalam kemampuan simbolik (komunikasi nonverbal) akan membawanya kesulitan dalam hubungan sosial, membaca gelagat, <span> </span>deficit dalam imajinasi dan terfiksasi dalam bidang minatan. Ia akan melihat dunia dengan caranya, yaitu sangat harafiah (Vermuelen, 1999, 2002, 2004). </span></p>
<p><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB"></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Diagnosa yang sering tertukar satu dengan lainnya, adalah antara autis savant, asperger, dan gifted.</span></p>
<p>Continue&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/49/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/49/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=49&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/30/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-15/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 14)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/27/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-14/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/27/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-14/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2008 02:32:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[argapratama]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
Baum (1990) membagi anak-anak gifted/LD ini menjadi tiga kelompok, yaitu:
1) anak-anak yang teridentifikasi sebagai anak gifted tetapi juga mempunyai LD
2) anak-anak yang tidak teridentifikasi sebagai anak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=47&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Baum (1990) membagi anak-anak gifted/LD ini menjadi tiga kelompok, yaitu:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"><span>1)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">anak-anak yang teridentifikasi sebagai anak gifted tetapi juga mempunyai LD</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"><span>2)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">anak-anak yang tidak teridentifikasi sebagai anak gifted karena tertutupi oleh prestasinya yang sedang-sedang saja</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"><span>3)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">anak yang teridentifikasi sebagai anak dengan LD tetapi juga sebagai anak gifted</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Selanjutnya Baum (1990) menjelaskan beberapa ciri anak-anak gifted/LD:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"><span>1)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Kelompok gifted yang mempunyai LD.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;"><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Kelompok ini mudah dikenali karena mempunyai prestasi yang baik dan skor IQ total yang tinggi. Saat kelompok ini menanjak besar deskrepansi antara performa yang diharapkan dan yang aktual akan semakin melebar. Anak-anak ini dapat mempesona gurunya karena mempunyai kemampuan verbal yang sangat baik, sedang ejaan dan karya tulisnya berkebalikan dengan <em>image</em>-nya.<span> </span>Kadang ia sangat pelupa, jorok, dan tidak terorganisasi. Di sekolah lanjutan dimana lebih banyak dituntut pengerjaan tugas-tugas dengan menulis yang panjang, penggunaan bahasa yang lebih luas, membaca mandiri, mereka segera akan mendapatkan kesulitan.<span> </span>Kesuksesan akan dicapai dengan kerja yang sangat keras. Jika dibutuhkan usaha yang lebih keras, ia akan tidak tahu lagi bagaimana harus mengerjakan hal hal yang mudah </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><em><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"><span>2)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></em><!--[endif]--><em><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Unidentified student </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;"><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Anak-anak ini sering tidak naik kelas. Kemampuan intelektualnya hanya hilang begitu saja karena ia harus mengkompensasi kelemahannya, karena masalah gangguan belajarnya tidak teridentifikasi. Dengan kata lain, gangguan belajarnya menutupi kemampuannya, sedang kemampuannya untuk menutupi kelemahannya. Anak-anak ini justru sulit diidentifikasi karena perilakunya baik, tidak menuntut perhatian guru. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"><span>3)<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Teridentifikasi sebagai anak LD tetapi memiliki giftedness</span></p>
<p><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Anak-anak ini teridentifikasi karena ia tidak mampu mengerjakan tugas, bukan karena ia mampu menunjukkan talentanya. Kelompok ini merupakan anak yang mempunyai risiko salah terinterpretasi, karena guru dan orang tua lebih terfokus pada permasalahannya.<span> </span>Yang menarik, anak-anak ini mempunyai tingkat pretasi yang tinggi di rumah, kemampuan intelektual dan kreativitasnya disalurkannya ke hobbynya. Karena anak-anak ini sangat cerdas dan sensitive, maka mereka semakin sadar akan kesulitannya dalam belajar. Selanjutnya, mereka sering menggeneralisasi kegagalan akademiknya kepada seluruh aspek. Perasaan pesimisnya ditutupinya denga perasaan positif yang didapatkannya di rumah. Di sekolah sering dianggap sebagai pengacau, tidak menyelesaikan tugas, ‘<em>ngeloyor</em>’,<span> </span>pelamun, atau mengeluh sakit kepala dan sakit perut; mereka juga mudah frustrasi dan menggunakan kreativitasnya untuk menghindari tugas.</span></p>
<p>continue&#8230;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=47&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/27/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-14/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 13)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/24/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-13/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/24/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-13/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jul 2008 02:29:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
GIFTED WITH LEARNING DISABILITIES (Gifted/LD)
Istilah Learning Disabilities (gangguan belajar) hanya diberikan pada anak-anak yang mempunyai inteligensia normal sampai tinggi, untuk anak-anak dengan inteligensia rendah disebut multihandicap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=44&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">GIFTED WITH LEARNING DISABILITIES (Gifted/LD)</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"></span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Istilah<span> </span><em>Learning Disa</em></span><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">bilities</span></em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR"> (gangguan belajar) hanya diberikan pada anak-anak yang mempunyai inteligensia normal sampai tinggi, untuk anak-anak dengan inteligensia rendah disebut multihandicap (Crealock &amp; Kronick, 1993).<span> </span>Istilah ini digunakan bagi anak-anak yang mengalami kesulitan membaca (disleksia), menulis (disgrafia), atau berhitung (diskalkulia). <span> </span>Namun bentuk, seberapa tingkat keparahan, batasan, dan etiologinya, berbagai gangguan ikutan <span> </span>lainnya yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan belajar, hal ini semua masih menjadi bahan perdebatan, sehingga sampai saat ini prevalensi yang dilaporkan untuk berbagai negara bagian di Amerika, ataupun di berbagai negara, mempunyai angka dengan range sangat besar. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Ada yang melaporkan 3 persen ada pula yang melaporkan 20 persen, bahkan 50 persen (Lloyd dkk, 1997). Hal ini dapat dimengerti karena gangguan LD juga akan menyangkut gangguan kemampuan bahasa yang dipengaruhi oleh sistem tata bahasa suatu kelompok atau bangsa.<span> </span>Dengan begitu alat ukur untuk melakukan tes apakah seorang anak menyandang gangguan belajar untuk suatu negara, tidak bisa menggunakan alat ukur yang dipakai oleh negara lain.<span> </span>Disamping itu masih terdapat berbagai pendapat, kapan usia seorang anak dapat dikatakan sebagai anak penyandang LD. Namun banyak yang sepakat bahwa seorang anak dapat dikatakan menyandang LD jika ia sudah berusia masuk sekolah dasar dan terjadi adanya deskrepansi yang siknifikan antara kinerja dan potensi inteligensia. Crealock &amp; Kroniek (1993) menjelaskan bahwa kondisi LD ini bukan merupakan kondisi tidak normal, tetapi merupakan kondisi seseorang yang hampir normal, karena terganggunya satu atau lebih area inteligensia yang menyebabkan terganggunya fungsi belajar seseorang. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"> Untuk mengetahui seorang anak menyandang LD diperlukan berbagai tes, namun sayangnya di Indonesia ilmu anak-anak dengan gangguan belajar ini belum populer, begitu juga alat ukurnya belum ada, untuk mengetahui apakah seorang anak penyandang LD, bagaimana bentuk, dan keparahan gangguan, yang kesemuanya diperlukan untuk menentukan strategi menanganinya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Terlebih lagi, pada anak-anak gifted ini sangat sulit diketahui jika ia menyandang gangguan ini, karena inteligensianya dapat digunakannya untuk menutupi kekurangannya. Ia mampu membangun strategi sendiri, sehingga gangguannya sulit dikenali, dan guru sering tidak menyadari bahwa muridnya adalah anak gifted yang menyandang gangguan belajar (Alja de Bruin-de Boer, 2002). </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"> </span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border:1pt solid windowtext;width:460.6pt;padding:0 5.4pt;" width="614" valign="top">
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Pengalaman dari kelompok kami, anak-anak ini mengalami kesulitan membaca   di awal sekolah dasar saat ia harus belajar membaca mengeja, namun apabila   saat ini bisa dilalui dengan baik,<span> </span>dengan<span> </span>bimbingan<span> </span>menggunakan metoda visual, kesulitan segera   dapat diatasi. Namun tidak bagi anggota baru yang anak-anaknya terdeteksi   bahwa ia kemungkinan mempunyai keberbakatan setelah berusia di atas 8 tahun,   kesulitan ini semakin sulit diatasi karena telah membawa akibat pada masalah   lainnya, seperti misalnya berkembangnya konsep diri negatip, faalangst   negatip (merasa tidak bisa yang sebenarnya bisa), perkembangan motorik halus   yang tidak terarah dimana kordinasi tangan dan jari-jari tidak baik,   lateralisasi tidak baik, tidak jelas tangan kiri atau kanan yang kuat,   terjadi gangguan pemrograman motorik, tidak terlatih melakukan abstraksi oral   dan dalam bentuk tulisan, jatuh dalam pelajaran Agama, PKKn, dan bahasa,   mempunyai angka yang jelek dalam pelajaran berhitung mekanis (hapalan),   akhirnya dianggap tidak cerdas, tidak naik kelas, dan atau dikeluarkan dari   sekolah. Dalam pelajaran berhitung analisis umumnya mendapatkan angka baik,   namun tidak demikian dengan berhitung mekanis (hapalan), padahal sementara   itu di<span> </span>kelas-kelas awal sekolah dasar   anak-anak lebih banyak menerima pelajaran hapalan. Tulisan yang jelek, yang   disebabkan karena lemahnya motorik halus, tidak tertangani dengan baik, namun   dihukum menulis berlembar-lembar yang menyebabkan kefrustrasian,dan<span> </span>tertekan karena tidak tahan pada rutinitas.</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"> </span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Anak-anak ini sering diberi istilah <em>twice exceptional gifted </em>(gifted dengan keistimewaan ganda) karena masalah <em>giftedness </em>saja sudah membawanya memiliki masalah tersendiri ditambah lagi masalah dalam gangguan belajar. Kadang kita juga menemui dengan istilah <em>unidentified gifted students</em>, sebab anak-anak ini seringkali bukan saja hanya menyandang masalah gangguan belajar, namun juga diikuti dengan masalah gangguan perilaku dan emosional turbulensi sehingga <em>abilities</em> yang dimilikinya tidak teridentifikasi. </span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Berbagai literatur lama sering menjelaskan bahwa keadaan <em>learning disabilities</em> ini karena adanya deskrepansi yang besar antara verbal IQ dengan performal IQ ( di atas 10 point). Namun berbagai penelitian terakhir dapat diketahui bahwa keadaan ini belum tentu menyebabkan seseorang <span> </span>akan mengalami learning disablities</span></p>
<p>Continue&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=44&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/24/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-13/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 12)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/22/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-12/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/22/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-12/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2008 02:29:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[argapratama]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
Hal-hal yang mungkin terjadi dalam tumbuh kembang (Nijenhuis, 2003)
- gangguan perkembangan bahasa dan bicara;
- gangguan belajar (learning disable) terutama pada pelajaran membaca, menulis, dan spelling;
- sekalipun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=40&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">Hal-hal yang mungkin terjadi dalam tumbuh kembang (Nijenhuis, 2003)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="NL"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">gangguan perkembangan bahasa dan bicara;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="EN-GB"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">gangguan belajar (learning disable) terutama pada pelajaran membaca, menulis, dan spelling;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="EN-GB"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">sekalipun anak-anak ini akan mempunyai inteligensia tinggi (anak ini akan sangat pandai) seringkali mempunyai prestasi yang jelek di sekolah;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="NL"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">mengalami kesulitan dalam kurikulum klasik;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="NL"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="NL">mempunyai pemusatan perhatian yang rendah, cepat lelah dalam pelajaran yang menggunakan mondeling lama dan kompleks;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="FR"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">ia merasa sangat lelah sepulang sekolah ;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="FR"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">mudah beralih perhatian terhadap bunyian dan berbagai kejadian di sekitarnya ;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="FR"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">pemahaman terhadap waktu sangat buruk berkembang : mengalami kesulitan mengulang secara kronologis urutan kejadian, dan mengulangi cerita suatu dongeng ;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.5in;text-indent:-0.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:black;" lang="FR"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">tak bisa turut bekerjasama dengan kelompok yang ribut, karenanya kemampuan sosialnya kurang baik berkembang ;</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR">Untuk identifikasi <em>gifted visuo-spatial</em><span> </span>yang mengalami CAPD ini, Lesley Sword<span> </span>(2002) dari Gifted Center NSW Australia memberikan beberapa patokan, yaitu<span> </span>jika ditemukan tanda-tanda berikut di bawah ini. Tanda-tanda ini digunakan hanya untuk idetifikasi dan selanjutnya diperlukan pemeriksaan oleh psikolog yang mendalami psikologi anak gifted.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="FR"><span> </span>1. WISC-III menunjukkan indikator :</span></p>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">adanya      scater dari skor subtes IQ</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="FR">umumnya      skor IQ performal lebih tinggi daripada skor IQ verbal</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">umumnya mempunyai      skor yang tinggi pada tes Block Design, Object Assemby dan Similarities</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">2. Mempunyai riwayat : infeksi telinga, alergi, asma, eksim, tonsillitis, sinusitis hingga <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:0.25in;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"><span> </span>lima tahun pertama.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Mempunyai riwayat <em>conductive hearing loss</em> di usia      dini</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Tidak punya perhatian      yang baik <span> </span>dan kacau</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Mempunyai kepekaan      waktu yang kurang atau buruk dalam tes waktu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Mempunyai <em>short term memory</em> yang buruk tetapi      mempunyai<span> </span><em>long term memory</em> yang baik</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Sulit      menyelesaikan tugas sekolah dan pekerjaan rumah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Tulisan      tangan jelek atau sulit menulis tetap di atas garis, sulit memegang pinsil      dengan baik terlalu kuat menekan atau terlalu halus saat menulis</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Mempunyai      kemampuan mendengar yang jelek, kadang nampak seperti tuli</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Tidak      mempertahankan kontak mata.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL"><span> </span>Mempunyai kesulitan dalam spelling dan      membaca</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Mempunyai      kesulitan dalam perkalian dan komputasi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Menyukai      ide-ide yang kompleks, sering gagal dalam tugas yang mudah</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Bisa membaca dengan      suara perlahan dan kesulitan membaca dengan suara keras. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Tidak bisa duduk      diam, mempunyai energy yang tak pernah habis, dan selalu gelisah.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-GB">Sangat kreatif</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Mempunyai      perasaan humor yang baik (kadang dengan cara yang berbeda)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Secara      emosional sangat sensitif</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Sangat      sensitif terhadap kritik</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Secara      fisik sangat sensitif misalnya terhadap suara dan kegaduhan, cahaya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Menyukai      lego, puzzel, jigsaws, <em>computer      games</em>, televisi, dan mengkreasi sesuatu</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Sangat      tidak terorganisasi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Menyukai      seni/musik</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="NL">Mempunyai      imajinasi yang hidup dan impian-impian</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB">Sangat ingat jalan-jalan walaupun hanya satu kali lewat.</span><span style="font-size:8pt;font-family:Tahoma;color:black;" lang="EN-GB"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=40&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/07/22/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 11)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/14/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-11/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/14/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-11/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 07:25:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
Beberapa waktu lalu, anak-anak gifted kelompok ini juga diberi istilah gifted with learning disability  tetapi penelitian terakhir menunjukkan bahwa anak-anak  gifted yang mengalami keterlambatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=39&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, anak-anak gifted kelompok ini juga diberi istilah gifted with learning disability  tetapi penelitian terakhir menunjukkan bahwa anak-anak  gifted yang mengalami keterlambatan bicara sekalipun dengan deskrepansi IQ verbal dan performal IQ  melebihi 10 point,  namun kondisi ini belum tentu akan mengalami learning disabilities (Reuver, 2004). Hasil penelitian yang dilakukan oleh Rigo dkk (1998) terhadap kelompok low achievement gifted student (yang terdiri dari viuso-spatial gifted student) dan learning disabilities gifted student, menunjukkan bahwa memang keduanya mempunyai gangguan dalam auditory processing namun memiliki bentuk CAPD yang berbeda. </p>
<p>Gangguan CAPD ini dapat dilihat dari gejala-gejala sebagai berikut  yang oleh Karin Nijenhuis (2003) dari UMC Radbout afd. KNO/audilogisch centrum, Nijmegen,  disusunnya dalam buku kecilnya berjudul Kinderen met Luisterproblemen (anak-anak dengan gangguan pendengaran).<br />
Gejala gangguan pengertian:<br />
-	si anak sering mengatakan: ‘huh’  atau  “apa?”<br />
-	si anak tidak bisa mengerti dengan baik bila dilatarbelakangi dengan banyak bunyian (pada pesta, di lapangan sekolah, di kolam renang). Hal ini berlawanan dengan bila di situasi sepi, dimana anak itu dapat mengerti semuanya ;<br />
-	perintah mondeling sangat sulit difahami, terutama jika perintahnya panjang dan rumit ;<br />
-	seringkali juga mengalami salah pengertian : diskriminasi auditive-nya lemah ;<br />
-	anak tersebut memerlukan waktu lebih lama untuk  mencari apa yang harus dikatakan karena itu juga membutuhkan pemberian pertanyaan berulang-ulang ;<br />
-	mengalami kesulitan untuk mempertahankan informasi mondeling (problem memori) ; informasi mondeling seringkali lebih cepat dilupakan ; tetapi informasi tulisan akan lebih baik diingatnya ;<br />
-	saat komunikasi dua arah, perhatiannya seringkali cepat kesasar ke tempat lain,  misalnya di rumah saat makan bersama ;<br />
-	ia memberikan jawaban yang tak memadai terhadap pertanyaan yang diajukan padanya, jawaban seolah tak cocok dengan pertanyaan ;<br />
-	seringkali ucapan/perintah diabaikannya karena ia tak mampu menerima perintah itu ;<br />
-	reaksi terhadap ucapan atau pembicaraan sering berubah-ubah, kadang ia bereaksi secara pas, kadang tidak, tergantung dari moednya ;<br />
-	seringkali ia memberikan jawaban sebelum pertanyaan yang rumit selesai, karena itu ia sering salah menjawab atau kehilangan jawaban pada bagian akhir pertanyaan ;<br />
-	perintah mondeling lebih buruk hasilnya daripada perintah tertulis, anak-anak ini lebih kearah visual daripada auditif;<br />
-	jika informasi/perintah diberikan selintasan saja, maka informasi/perintah itu akan buruk diterimanya.</p>
<p>continue&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/39/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/39/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=39&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/14/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-11/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 10)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/13/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-10/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/13/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-10/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 07:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
Peter Vermuelen, seorang orthopedagog yang menspesialisasikan diri pada autisme ber IQ tinggi dan bekerja pada Dinas Austisme Belgia, dalam bukunya Dialogica (2004) banyak menjelaskan tentang memori [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=38&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Peter Vermuelen, seorang orthopedagog yang menspesialisasikan diri pada autisme ber IQ tinggi dan bekerja pada Dinas Austisme Belgia, dalam bukunya Dialogica (2004) banyak menjelaskan tentang memori visual ini yang disebutnya sebagai<span> </span>memori fotografis, yaitu kemampuan seseorang yang mampu meregistrasi secara detil apa yang dilihatnya, dan menyimpannya dalam memorinya. Kedua kelompok <em>Gifted visuo-spatial Learner</em> dan autisme dengan IQ tinggi (Asperger) atau beberapa autisme klasik mempunyai kesamaan yaitu antara lain mempunyai kemampuan ini, namun terdapat beberapa perbedaan jika dilihat pada hasil karya gambar-gambar yang dihasilkan kedua kelompok tersebut. Dalam berbagai bukunya, Peter Vermuelen banyak mengkritik kekeliruan kesimpulan yang hanya melihat dari sisi kemampuan fotografis tersebut. Misalnya van Gogh atau Picasso seorang pelukis berbakat luar biasa yang <span> </span>kreatif <span> </span>sering diberitakan sebagai penyandang autisme. Atau sebaliknya Nadia seorang autis savant yang idiot namun mempunyai kemampuan memori fotografis dan mampu menuangkan dalam bentuk lukisan sekalipun terfiksasi pada figur kuda namun mempunyai kualitas yang sangat baik, oleh Howard Gardner (psikolog Amerika yang terkenal dengan konsep <em>Multiple Intelligence </em>yang di pasaran menimbulkan terjadinya miskonsepsi apa yang disebut dengan anak gifted dan membanjirnya konsep anak bertalenta) disebutnya sebagai <em>the island of giftedness</em> dan menyebut<span> </span>Nadia sebagai anak berbakat jenius, yang kemudian menimbulkan miskonsepsi bahwa seabnormalnya seseorang ia mempunyai bakat jenius. Kesimpulan ini menurut Vermuelen adalah kesimpulan yang keliru, karena pada gambar tersebut harus lagi dilihat beberapa aspek yang membedakan antara karya gambar seorang penyandang<span> </span>autis dan<span> </span>non-autis.</span></p>
<p><span id="more-38"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Di bawah ini identifikasi beberapa sisi kuat dan sisi lemah<span> </span>anak-anak <span> </span><em>Gifted Visuo-Spatial Learner</em> menurut Linda Silverman (1998):</span></p>
<table class="MsoTableGrid" style="border:medium none;border-collapse:collapse;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr style="height:7.9pt;">
<td style="border:1pt solid windowtext;width:169.95pt;height:7.9pt;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">SI KUAT</span></strong></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:7.9pt;border:1pt 1pt 1pt medium solid solid solid none windowtext windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">SISI LEMAH</span></strong></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:7.9pt;">
<td style="width:169.95pt;height:7.9pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sangat   menyukai kompleksitas</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:7.9pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lemah   dalam memori auditory, tidak mampu meningat tiga langkah instruksi</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:7.9pt;">
<td style="width:169.95pt;height:7.9pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">System   thinker</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:7.9pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mengalami   kesulitan dalam mengingat-ingat fakta (menghapal); kesulitan dalam subjek   yang memanfaatkan hapalan misalnya pelajaran biologi, bahasa asing</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:10.7pt;">
<td style="width:169.95pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kemampuan   abstraksi tinggi</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesulitan dengan materi yang mudah</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:9.9pt;">
<td style="width:169.95pt;height:9.9pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menyukai puzzel yang sulit</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:9.9pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesulitan dalam kalkulasi</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:10.7pt;">
<td style="width:169.95pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tajam dalam memori visual</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesulitan dalam mempelajari phonics</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:10.7pt;">
<td style="width:169.95pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kreatif, imajinatif</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesulitan dalam spelling</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:9.9pt;">
<td style="width:169.95pt;height:9.9pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mempunyai humor yang baik</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:9.9pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Kesulitan menemukan kata-kata</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:20.6pt;">
<td style="width:169.95pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lebih baik dalam hal matematika analisis daripada   komputasi</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mempunyai   performa yang buruk atau tidak selalu dalam timed tests</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:21.45pt;">
<td style="width:169.95pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lebih   baik dalam reading comprehension daripada decoding</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Mengalami   kesulitan dalam mathematical facts</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:20.6pt;">
<td style="width:169.95pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lebih baik dalam geometeri daripada aljabar</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak punya perhatian die kelas, dan mudah mengacau</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:21.45pt;">
<td style="width:169.95pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lebih baik dalam ilmu fisika daripada kimia</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tidak terorganisasi, dan melupakan hal-hal yang detil</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:20.6pt;">
<td style="width:169.95pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sangat tertarik pada komputer, terutama program grafis</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Membenci drill dan pengulangan</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:21.45pt;">
<td style="width:169.95pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sangat senang menonton televisi</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Lupa pada pekerjaan rumah dan tugas-tugas sekolah</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:20.6pt;">
<td style="width:169.95pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Menyukai musik</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:20.6pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Memasukkan tugas belakangan, pekerjaannya jorok, dan   kualitasnya jelek</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:10.7pt;">
<td style="width:169.95pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tukang melamun – kaya akan fantasi</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:10.7pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Tulisan tangan jelek dan sulit dibaca</span></p>
</td>
</tr>
<tr style="height:21.45pt;">
<td style="width:169.95pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt none solid solid 0 windowtext windowtext;padding:0 5.4pt;" width="227" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Seperti orang bodoh</span></p>
</td>
<td style="width:169.55pt;height:21.45pt;border:medium 1pt 1pt medium none solid solid none 0 windowtext windowtext 0;padding:0 5.4pt;" width="226" valign="top">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Impulsive, cenderung bereaksi dahulu dan berfikir   kemudian</span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=38&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/13/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-10/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memancing Kreativitas</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/12/memancing-kreativitas/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/12/memancing-kreativitas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 06:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Career Development]]></category>
		<category><![CDATA[career]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan? Bukan hanya itu, Anda tidak bisa menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya. Ups, jangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=37&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan? Bukan hanya itu, Anda tidak bisa menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya. Ups, jangan panik dulu. Ini kukan pertanda Anda mulai pikun (dan percaya deh, Anda tidak mengidap penyakit Alzheimer yang menyerang secara mendadak). Bisa jadi, hal ini disebabkan karena Anda harus mulai menyesuaikan diri dengan keadaan baru tersebut.<br />
Jadi bagi Anda yang mungkin saat ini sedang pusing karena terlalu sibuk, istirahat dulu sebentar dan simak artikel berikut. Siapa tahu akan membantu.</p>
<p><strong>1. Lakukan pada waktu yang tepat</strong><br />
Kebanyakan orang yang telah berumur berpikir lebih jernih pada pagi hari; sedangkan mereka yang lebih muda, pada siang hari. Temukan kapan waktu Anda yang tepat, dan selesaikan masalah-masalah yang memerlukan pemikiran di waktu-waktu tersebut.</p>
<p><strong>2. Pendidikan tinggi &#8212; namun jangan terlalu berlebihan</strong><br />
Pendidikan sekolah memiliki pengaruh besar dalam memupuk kreativitas seseorang terutama pada masa-masa akhir kuliah, namun penaruh tersebut mulai menurun setelah lulus. Pendidikan memang sangat penting, namun hal itu tidak menjamin kesuksesan Anda di bidang tersebut (alias banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan).</p>
<p><strong>3. Mengikuti nasehat Konfusius</strong><br />
salah satu petunjuk mengingat yang selalu digunakan oleh para ahli yang melakukan penelitian tentang ingatan : Supaya tidak lupa bila ada hal penting, tulis di secarik kertas. Sebagaimana kata pepatah Cina, tulisan yang tintanya tidak jelas bertahan lebih lama daripada ingatan paling kuat sekalipun.</p>
<p><strong>4. Tampil bersemangat dengan doping</strong><br />
Penelitian menunjukkan kadar kafein dalam secangkir kopi dapat membantu kita berkonsentrasi terhadap sesuatu hal dengan lebih baik. Namun bagi Anda yang rentan atau mudah terkena depresi, sebaiknya jauhkan diri dari sentuhan kopi karena akan berakibat buruk bagi sel-sel otak.<br />
<span id="more-37"></span><br />
<strong>5. Hubungkan hal baru dengan yang lama</strong><br />
Dengan menghubungkan informasi atau hal-hal baru dengan apa yang telah Anda ketahui, percaya deh, akan lebih mudah untuk mengingatnya kembali.</p>
<p><strong>6. Berlatih terus</strong><br />
Belajar dan melatih kemampuan yang baru didapat dengan berulang-ulang akan mengubah organisasi internal otak, yang pada akhirnya akan sangat membantu dalam melakukan proses mengingat. Jadi kuncinya adalah berlatih, berlatih, dan berlatih.</p>
<p><strong>7. Beri kesempatan pada ide- ide baru</strong><br />
Kebanyakan dari kita memperoleh kelebihan kemampuan yang dengan cepat menyaring fakta yang ada dan dengan cepat pula memutuskan &#8220;ya-atau-tidak&#8221;. Kreativitas memerlukan lebih banyak waktu senggang atau pendekatan yang lebih santai &#8212; yaitu dengan memberikan ruang bagi ide- ide gila Anda.</p>
<p><strong>8. Pilih profesi yang menghadirkan tantangan bagi otak dan pasangan yang cerdas</strong><br />
Orang-orang yang berkarir di bidang yang memerlukan tingkat konsentrasi atau penggunaan intelegensi tinggi besar kemungkinannya untuk dapat mempertahankan kognisinya di level tertinggi. Selain itu, menikahi seseorang yang pintar juga dapat membantu Anda untuk terus mendapat stimulasi tingkat tinggi.</p>
<p><strong>9. Jangan ragu untuk mengetahui hal- hal baru</strong></p>
<p>Kreativitas kerap diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengadaptasikan satu cara penyelesaian masalah ke masalah lain yang berbeda. Banyak sekali contoh kreativitas manusia yang bermula dari hal-hal kecil (namun menjadi besar), misalnya ide membuat pin untuk membuka kaleng minuman ringan yang berasal dari cara seseorang membuka kulit pisang.</p>
<p><strong>10. Belajar dari pengalaman Da Vinci</strong><br />
Seperti halnya Da Vinci yang terkenal dengan ide-ide revolusionernya (dan<br />
membuatnya dijuluki sebagai pelopor jaman rennaisance), tidak ada salahnya melakukan hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan, yang tujuannya adalah untuk merangsang stimulasi otak. Beberapa diantaranya misalnya melakukan juggling bola atau menulis dengan tangan kiri (atau kanan bagi Anda yang kidal).</p>
<p><strong>11. Perhatian</strong><br />
Pernah mengalami lupa nama seseorang beberapa saat setelah Anda bertemu atau<br />
berkenalan dengannya? Masalahnya bukan pada ingatan Anda, namun lebih ke arahkonsentrasi yang tercurah saat itu. Dengan bertambahnya umur, kita harus lebih sering<br />
mengulang-ulang informasi yang baru didapat supaya masuk ke pusat penyimpanan<br />
data yang terletak di dalam otak kita.</p>
<p><strong>12. Mendengarkan musik klasik</strong><br />
Seorang psiolog eksperimental menemukan sebuah bukti yang mendukung adanya &#8220;Efek Mozart&#8221; &#8212; otak yang terekspos (dalam hal ini mendengarkan) musik klasik (contohnya Mozart) akan dirangsang sedemikian rupa sehingga informasi yang kita peroleh dapat masuk lebih cepat ke dalam otak.</p>
<p><strong>13. Menjaga kebugaran badan</strong><br />
Banyak yang percaya bahwa dengan berolah raga, maka kemampuan berpikir/mengingat juga akan semakin menguat. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke dalam otak, sehingga merangsang sel-sel otak untuk tumbuh lebih pesat. Meski penelitian belum membuktikan pandangan ini akurat, rasanya tidak ada salahnya kalau dicoba.</p>
<p><strong>14. Mencoba sesuatu yang baru</strong><br />
Dalam sebuah studi yang membandingkan orang-orang yang mudah mengalami burnout dengan mereka yang dapat mempertahankan kreativitasnya, diketahui bahwa kelompok yang terakhir dapat mempertahankan penampilannya karena terus berusaha menambah pengetahuannya. Jadi, siapa bilang membaca itu tidak penting?</p>
<p><strong>15. Hindari hal-hal yang bisa membuat Anda tidak fokus</strong><br />
Saat berada dalam situasi chaos atau berisik di mana banyak hal-hal di sekitar yang mampu mengganggu konsentrasi. Seandainya harus mengerjakan sesuatu yang penting, akan lebih baik bila Anda mampu menjauh dari lingkungan tersebut, misalnya dengan menyendiri di tempat sepi supaya lebih berkonsentrasi.</p>
<p>Satu hal lagi yang tidak boleh dilupakan adalah untuk tetap mengobarkan semangat (rasa cinta) Anda terhadap pekerjaan yang sedang dilakukan! Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang psikolog Belanda terhadap master dan grandmaster catur menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat  kecerdasan diantara mereka. Satu-satunya yang membedakan adalah  :   para grandmaster menyukai dan menghayati permainan catur. Ini menunjukkan bahwa semangat seseorang adalah pemicu yang paling baik bagi kreativitas. Coba saja kalau tidak percaya!<br />
*****<br />
diterjemahkan oleh : hendra (www.indosiar.com)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/37/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/37/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/37/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/37/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/37/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=37&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/12/memancing-kreativitas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GIFTED atau AUTISME, Bagaimana membedakannya ? (part 9)</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/10/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-9/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/10/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-9/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 07:59:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[family]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[gifted children]]></category>
		<category><![CDATA[parenting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu Julia Van Tiel yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.
GIFTED VISUO-SPATIAL LEARNER
Umumnya kita mengenal perkembangan bicara anak-anak gifted mempunyai perkembangan yang harmonis, dengan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa yang sangat baik. Sehingga berbagai subtes IQ-nya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=36&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Tulisan ini merupakan Tulisan Ibu <a href="http://gifted-disinkroni.blogspot.com/" target="_blank">Julia Van Tiel</a> yang saya kutip dari Blognya. Karena saat ini saya sedang konsern masalah ini. Tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa bagian. Semoga bermanfaat.</p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;"><em>GIFTED VISUO-SPATIAL LEARNER</em></span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong></strong><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Umumnya kita mengenal perkembangan bicara anak-anak gifted mempunyai perkembangan yang harmonis, dengan perkembangan kemampuan bicara dan bahasa yang sangat baik. Sehingga berbagai subtes IQ-nya menunjukkan keharmonisan serta di usia dini sudah dapat dikenali bahwa ia memiliki skor IQ yang tinggi. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Namun tidak demikian, akhir-akhir ini dikenal berbagai tipe anak gifted lainnya yang sampai saat ini di Indonesia masih belum populer.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Antara lain<span> </span>salah satu tipe yang sering dibahas oleh Linda Silverman (1997, 1998), direktur Gifted Development Center Amerika, menyebut anak-anak ini dengan sebutan <em>Gifted Visuo-spatial Learner</em>. Psikolog umumnya menyebutnya “<em>poor listening comprehension</em>” atau “<em>difficulty following oral</em> <em>direction</em>”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Pada anak-anak gifted ini sekalipun <span> </span>mengalami keterlambatan perkembangan bicara karena gangguan pada auditory processing, namun kondisi ini belum tentu<span> </span>kelaknya akan mengalami gangguan perkembangan kemampuan berbahasa dengan profil IQ verbal yang rendah (Rigo dkk, 1998). Begitu pula menurut Greenspan (1995, 1997)<span> </span>dalam pengamatannya, bahwa anak-anak ini setelah dewasa mampu menggunakan bahasa yang sangat luas dengan jumlah vokabulari yang besar. Seperti halnya yang dijelaskan oleh<span> </span>de Hoop &amp; Janson (1999) bahwa anak-anak ini mempunyai pola tumbuh kembang sendiri, yang tidak sama dengan anak-anak pada umumnya. Pola tumbuh kembangnya dengan skala yang besar, waktunya singkat, tetapi tidak sinkron. </span></p>
<p><span id="more-36"></span><br />
<span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sering menjadi pertanyaan, mengapa anak-anak terlambat bicara ini justru menjadi anak-anak gifted, sementara jika melihat berbagai literatur lama, keterlambatan bicara <span> </span>merupakan salah satu indikator keterbelakangan mental. Stanley I Greenspan dalam bukunya The Growth of the Mind (1997) dan The Challanging Child (1995) menjelaskan bahwa gangguan <em>auditory processing</em><span> </span>akan menyebabkan gangguan pada <em>short term memory </em>yang mengatur inteligensia rendah <span> </span>atau <em>low order thinking system</em> yaitu kemampuan identifikasi dan mengenal kembali kata-kata yang dipelajari. Tingkatan inteligensia ini pula yang mengatur percakapan sehari-hari. <span> </span>Gangguan perkembangan <em>short term memory</em><span> </span>ini<span> </span>kemudian akan menyebabkan gangguan perkembangan bahasa dan bicara. Sementara itu pada anak-anak ini justru terjadi perkembangan <em>long term memory</em> dengan sangat baik. <em>Long term memory</em> ini yang mengatur <em>high order thinking system</em>, yaitu pemahaman, sintesa, generalisasi, <span> </span>problem solving, dan kreativitas. Mel Levine <span> </span>seorang Profesor pediatrik dari University of North Carolina Medical School dan direktur Clinical Center for the Study of Development and Learning,<span> </span>dalam bukunya A Mind at Time<span> </span>(2002) banyak memaparkan kasus-kasus yang terjadi pada pasien-pasien bimbingannya yang merupakan penyandang <em>visuo-spatial learner</em> namun mengalami kesulitan membaca. Kesulitan membaca ini disebabkan karena anak-anak <em>visuo-spatial learner</em> ini selalu mempelajari kata-kata, tulisan dan huruf-huruf seperti halnya melihat logo-logo. </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Sehingga tidak heran bila anak-anak ini sangat menyukai merek-merek mobil dan logo-logo iklan. Gaya membaca logo ini menyebabkan kesulitan saat ia harus belajar di sekolah untuk belajar membaca dan mengeja yang harus menggunakan kemampuan skuensial (<em>low order thingking system</em>) . Gaya berfikirnya yang global dan simultan (<em>gestalt</em>) ini<span> </span>menyebabkan anak-anak ini mengalami kesulitan dalam pelajaran menghapal yang membutuhkan kemampuan skuensial. Jika anak-anak lain membutuhkan penekanan pada pelajaran-pelajaran yang membutuhkan kemampuan pemecahan masalah, justru anak-anak ini memerlukan bimbingan ekstra pada pelajaran menghapal. Kondisi seperti ini belum bisa dikelompokkan sebagai <em>learning disabilities </em>atau<em> handycapped.</em>, karena sifat gangguannya sementara.<span> </span>Dengan bimbingan yang sesuai ia akan segera mengejar ketertinggalannya. Sedang learning disabilities merupakan gangguan yang disandangnya seumur hidup.</span></p>
<p>Continue to part 10&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=36&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/10/gifted-atau-autisme-bagaimana-membedakannya-part-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Don&#8217;t Believe Yourself too much</title>
		<link>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/09/dont-believe-yourself-too-much/</link>
		<comments>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/09/dont-believe-yourself-too-much/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 07:49:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yudhaarga</dc:creator>
				<category><![CDATA[insight]]></category>
		<category><![CDATA[believe]]></category>
		<category><![CDATA[happy]]></category>
		<category><![CDATA[secret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://argapratama.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Believing in yourself means thinking you are a capable person, not that you will never make a mistake. Don&#8217;t think that because you are a talented person you cannot learn from others or you should never be criticized or others want to know how highly you think of yourself.
A very rich fellow ran for governor [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=34&subd=argapratama&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Believing in yourself means thinking you are a capable person, not that you will never make a mistake. Don&#8217;t think that because you are a talented person you cannot learn from others or you should never be criticized or others want to know how highly you think of yourself.</p>
<p style="text-align:justify;">A very rich fellow ran for governor of a Southern state not too long ago. He didn&#8217;t like taking directions from people. He was, after all, his own man. He had become very successful on his own, and he thought there was nothing useful anyone could teach him because he already knew everything he needed to know.<br />
Two things came out of this belief. One, people felt that he was full of himself, disagreeable, and not someone they particularly liked or trusted. And, two, when during a debate televised statewide he didn&#8217;t know the answer to how the state passed a budget, people felt like his pompous image was a phony mask<br />
covering up for the fact that he really wasn&#8217;t that capable. This man didn&#8217;t become governor or senator or anything else he ran for. He told people he was too capable to listen and learn. The people told him he was just incapable of listening and learning</p>
<p>Source : David Niven Phd. <em>The 100 Simple Secret of Happy People</em>. 2000</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/argapratama.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/argapratama.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/argapratama.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/argapratama.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/argapratama.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/argapratama.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/argapratama.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/argapratama.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/argapratama.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/argapratama.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/argapratama.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/argapratama.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=argapratama.wordpress.com&blog=2010135&post=34&subd=argapratama&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://argapratama.wordpress.com/2008/05/09/dont-believe-yourself-too-much/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e4fa5f76f9f488be1a35eb5ad653f992?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yudhaarga</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>